Feb 20, 2011

Mukhlis-orang yang ikhlas-


Nabi Muhammad S.A.W

Setiap malam Rasulullah selalu bangun,lalu mendirikan solat yang di mulai dgn berdoa.Doa yang melukiskan keikhlasan,

"Ya Allah,milikMu segala puji,Engkaulah pemilik langit,bumi,dan segala isinya.Dan milikMu segala puji,Engkaulah cahaya di langit,di bumi dan di antara keduanya.Dan milikMu segala puji,Engkau adalah benar,janjiMu benar,pertemuan denganMu benar,syurga itu benar,neraka itu benar,para nabi itu benar,Muhammad itu benar,dan kiamat itu benar.

Ya Allah,kepadaMu aku berserah diri,denganMu aku bergantung,kepadaMu aku beriman,keranaMu aku berdebat,denganMu aku berhukum,ampunilah dosaku yang lalu dan yang akan dtg,yang nampak atau yang rahsia,Engkaulah yg awal dan yang akhir,tiada Tuhan selain Engkau.."

Allahuakbar....penyerahan diri secara mutlak kepada Allah.

KHALID BIN WALID

Seorang komandan perang,yang dengan bantuan Allah,tidak pernah kalah di medan peperangan.
Tetapi,akhirnya,ia dipecat dan digantikan oleh Abu Ubaidah al-Jarrah ketika perang melawan bangsa romawi hampir berakhir.Dia hanya menjadi askar biasa.Siapa yang mampu melakukan perkara sebegini? Dia tetap berperang,bahkan lebih gigih dari saat menjadi komandan.
Tatkala ditanya,
"Mengapa anda melakukan semua ini?"
Dia menjawab,
"sungguh,aku ingin menakluk kota Syam kerana Allah,bukan kerana Umar."

Seorang sahabat

ketika di perang Khaibar.Dia diberi bahagian harta rampasan,tetapi,dia menolak sambil berkata
" apa ini?"
dijawab.."bahagianmu dari harta ghanimah"

lalu dia mengambil harta dan menghadap Rasulullah lalu berkata, Ya Rasul,aku mengikutimu bukan untuk ini,tetapi aku mengikuti mu agar dipanah di sini."
dia menunjuk kepada lehernya.
Maka Rasul bersabda,"Jika engkau benar kepada Allah,maka Allah akan membenarkanmu."

Perang selesai.Para sahabat mendapati,ditubuhnya terdapat anak panah menancap di tempat yang ditunjuk sebelum ini.
Rasulullah bertanya" Apakah itu dia?"
dijawab,"benar ya Rasulullah."
"Dia telah benar kepada Allah,Allah pun benar padaNya."
Nabi berdiri dan berdoa
"Ya Allah,dia adalah hambaMu yang keluar berhijrah dijalanMu,dan dia mati dalam keadaan syahid,dan aku pun bersaksi atasnya,maka ampunilah Dia."


merekalah antara contoh orang-orang yang ikhlas.
mari kita mencuba untuk menjadi seperti mereka.keikhlasan yang suci.
segalanya adalah untukNya.Just for Him.

bagaimana nak mulakan? dengan NIAT !

Antara tips menjadi mukhlis:

1)selalu koreksi niat
2)selalu berdoa dengan ikhlas
3)selalu berzikir pagi dan petang dengan doa,"Ya Allah,aku berlindung padaMu dari menyekutukanMu dengan sesuatu dan aku menyedari itu,dan aku memohon ampunan daripada apa yang tidak aku ketahui"
4)Milikilah ketaatan yang tersembunyi-kebaikan yang tersembunyi-yang tidak diketahui oleh seorang pun,kecuali oleh Allah.
5)Jadilah orang yang selalu memberi teladan,dan jangan menyembunyikan ketaatan yang boleh memberi petunjuk kepada manusia..

p/s: jom sama-sama amalkan..saling mendoakan ya!

Jan 15, 2011

A Muslim is a brother to a Muslim




A Muslim is a brother to a Muslim,
He does not wrong him nor does he forsake him when he in need.
Whosoever is fulfilling the needs of his brother,
Allah will fulfill his needs

-Prophet Muhammad S.A.W-



Pada suatu hari, aku berhajatkan untuk pergi membeli barang di suatu tempat yang aku agak tidak biasa dengannya. Aku meluahkan kepada dia. Hanya meluahkan, tidak pernah terfikir pun untuk meminta dia menemani aku.

Subhanallah wal hamdulillah, dia dengan senyumnya, menyatakan bahawa dia akan mengikut aku.

'Tapi kenapa?'

' Sebab saya saudara awak. Satu aqidah. dan saya nak mudahkan urusan saudara saya '

Allahuakbar. saya benar-benar ketandusan perkataan untuk menceritakan perasaan saya pada waktu itu.


Allahumma, golongkanlah dalam golongan yang dicemburui oleh para malaikat, para anbiya, para solehin dan mujahidin . Kerana kami berkasih sayang, kami bersaudara, keranaMu ya Allah.

Kerana cintanya kami, hanya kepadaMu, ya Allah.


Nov 19, 2010

Berlarilah!


Jalan ini takkan pernah menunggu kita
Sama ada kita memilih untuk
berlari, berjalan, merangkak
ia akan terus bergerak, hingga sampai ke destinasi

Jika kita memilih untuk berlari
moga-moga kita dapat berada seiring
dalam kafilah dakwah ini

Jika kita memilih untuk berjalan
kemudian dalam perjalanan itu,
kita memilih pula untuk berehat sebentar
mungkin untuk mengurangkan lelah
besar kemungkinan, kita telahpun ditinggalkan
jauh dari perjalanan ini

Jika kita memilih untuk merangkak
cepat-cepatlah tersedar
yang kita telah sangat jauh ditinggalkan
kerana diri kita
yang masih mahu malas-malas

Oct 15, 2010

ikhwahkah aku?akhawatkah aku?

















"Saya ikut halaqah"
"Aku join usrah"
"Aku mendapat belaian tarbiah"
"Aku adalah ikhwah"

Mengapa bangga menyebut dirimu sebagai seorang ikhwah?
Padahal kelakuanmu tak ubah seperti sampah..
Malas solat tahajud
Solat wajib pun kau malas kerjakan
Apatah lagi solat jemaah?
Ah, cuma mimpi

Apatah lagi membaca surat cintaNya
Novel, cerpen atau komik lebih mengujakan
Asyik dan menghiburkan
Daripada membekalkan diri dengan buku-buku islami

Benarkah kau sudah ditarbiah?
Kalau dengan lawan jenis, tidak terjaga muamalatnya
Matamu meliar, hatimu, ah, entah di mana..??

Tika ada tangan lembut seorang wanita yang dihulur padamu
Engkaupun lantas menyambutnya dengan mesra tanpa dalih,
agar ke'ikhwah'an-mu tidak turun pangkatnya

Dalam berdakwah, engkau memilih
Menumpu pada yang lebih membawa kenikmatan
Padahal dakwahlah yang harus digerakkan

Dalam berdakwah, engkau memilih
Lebih nikmat bertaushiyah dengan lawan jenis
Lagi-lagi dengan dalih dakwah
Padahal ramai rakan sejenismu
Lebih perlukan pada bimbinganmu

Bukanlah seorang ikhwah, orang yang tidak menjaga lisannya
Bukan juga yang tidak menjaga pandangan dan hatinya
Dari yang diharamkan Allah..
Bukan juga orang yang begitu mudah mengeluh
Padahal ia mempunyai Allah sebagai Pembelanya

Apakah, engkau mengaku layak digelar seorang IKHWAH?
Sedang akhlaqmu tak secocok seperti dalam firman-firmanNya?

Benarkah engkau seorang ikhwah
Tapi engkau sungguh malas ber'dating' denganNya di malam hari?

Sekali lagi, kutanya kepadamu, IKHWAH kah dirimu?
Padahal amalanmu begitu ternoda dengan tujuan duniawi
Engkau beramal untuk mengharapkan pujian dan balasan manusia
Tidakkah malu berbuat begitu, wahai yang mengaku dirinya IKHWAH?

Apa yang kau lakukan saat ini?
Tika orang lain penuh keringat kerana berdakwah
Dan lainnya letih mencegah mungkar

Apa yang kau sudah buat?
Menjadi pengulas dakwah..
Atau turut laju menderu bersama aliran dakwah?

Lalu, wahai orang yang mengaku dirinya sebagai ikhwah…

Di mana telah engkau buangkan hatimu untukNya?
Hei, bangkitlah! Bangunlah!
Sebelum ajal menjemputmu buat selamanya...



dicopy paste dari blog: http://zubayrafiq.blogspot.com/2010/06/ikhwah-kah-kita.html#comment-form

Aug 15, 2010

khutbah Rasulullah menjelang Ramadhan

Wahai manusia!

Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.
.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu dikabulkan. Berdoalah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan puasa dan membaca Kitab-Nya.
.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fakir dan miskin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu solatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
.
Wahai manusia!
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjangkan sujudmu.
.
Ketahuilah!
Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul-alamin.
.
Wahai manusia!
Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”
Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”
.
Wahai manusia!
Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir.
Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.
Siapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Siapa menyambungkan silaturahim di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Siapa memutuskan silaturrahim di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Siapa melakukan solat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka.
Siapa melakukan solat fardhu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.
Siapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan.
Siapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.
.
Wahai manusia!
Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.
.
Wahai manusia!
Sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkatan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari 1000 bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”
.
“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”
.
“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya syurga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rezeki kepada mukmin di dalamnya.”
.
“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”
.
“Oleh karena itu banyakkanlah yang 4 perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya. 2 perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya. 2 perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon syurga dan perlindungan dari neraka.”
.
“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam syurga.”
.
(Hadith Riwayat Ibnu Huzaimah).
.